Posts Subscribe to This BlogComments

Follow Us

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 Desember 2012

Parfum & Produk Kecantikan Bisa Buat Orang Sakit, Benarkah?

Setiap harinya, hampir semua wanita menggunakan parfum dan produk kecantikan. Namun ada penelitian yang mengungkapkan bahwa produk perawatan itu bisa merugikan kesehatan. Benarkah?

Dikutip dari Prevention internasional, sebuah penelitian terbaru dari University of Rochester menemukan bahwa semakin banyak produk kecantikan yang digunakan maka semakin banyak pula kandungan kimia yang muncul pada urin mereka. Mengapa hal itu dirasa penting?

Alasannya karena beberapa produk kecantikan dan produk rumah tangga diketahui mengandung bisphenol A (BPA) dan phthalates, zat yang dapat menyebabkan cacat lahir pada tikus dan juga dipercaya mengakibatkan masalah sama pada manusia.

"Adanya penelitian ini benar-benar menunjukkan seberapa sering kita menggunakan produk perawatan pribadi kepada tubuh dan kita mengekspos diri terhadap kandungan yang ada di dalam produk itu, "ujar Lauren Parlett, penulis penelitian dan seorang kandidat kedokteran untuk Department of Public Health Sciences di University of Rochester.

Dalam penelitiannya, Parlett menguji hubungan antara penggunaan produk kecantikan dan tingkat zat kimia pada tubuh secara keseluruhan kepada beberapa wanita di Amerika. Penelitian yang sama ini juga menemukan bahwa parfum mengandung phthalates, salah satu bahan kimia yang dapat mengganggu sistem hormon, diabetes, dan meningkatkan berat badan.

Dibandingkan dengan wanita yang tidak memakai parfum selama 24 jam sebelum tes urin, mereka yang menyemprotkan wewangian memiliki 2,9 kali konsentrasi bahan kimia MEP lebih besar pada urinya. Menurut penelitian di 2010 yang dipulikasikan pada Environmental Health Perspectives, MEP merupakan phthalate yang sering dihubungkan dengan peningkatan risiko kanker payudara.

Parlett menjelaskan bahwa, "Banyak produk parfum yang mengandung bahan kimia yang dapat memperbaikik wangi tubuh, dan bahan kimia yang mungkin mengandung phthalates ini meresap ke dalam kulit. Wanita yang menggunakan deodoran, cat kuku atau cairan penghilang cat kuku pada hari sebelumnya memiliki tingkap MEP dua kali lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak."

Tidak lagi menggunakan produk perawatan tubuh jelas bukan hal yang mudah. Oleh karena itu Parlett menyarankan agar Anda mulai mengurangi penggunaannya dengan mengganti produk perawatan berbahan alami. Misalnya menggunakan produk kecantikan yang tidak mengandung pewangi buatan.
»»  Read More

Minggu, 29 April 2012

7 Penyakit Kronis di Usia Muda dan Cara Mencegahnya

Serangan stroke, tulang keropos dan juga pikun sekarang bukan cuma penyakitnya orang tua. Akibat perubahan gaya hidup moderen yang semakin tidak sehat, penyakit-penyakit kronis semacam itu bisa juga menyerang sejak usia sangat muda.

Beberapa jenis penyakit kronis yang bisa menyerang sejak muda beserta cara pencegahannya adalah sebagai berikut, seperti dikutip dari Foxnews, Sabtu (28/4/2012):

1. Melanoma
Usai paling rentan: 50-an tahun ke atas
Bisa kena sejak: Remaja akhir serta usia 20-an awal

Melanoma adalah sejenis kanker kulit yang bisa dihindari dengan tidak terlalu sering berjemur antara pukul 10 pagi hingga 2 siang tanpa menggunakan tabir surya atau Sun Protecting Factor (SPF). SPF-30 lebih disarankan, namun SPF-15 dianggap sudah cukup memberikan perlindungan.

2. Osteoporosis
Usia paling rentan: 65 tahun ke atas
Bisa kena sejak: 50-an tahun

Osteoporosis atau pengeroposan tulang bisa dicegah dengan memperbanyak asupan kalsium dan vitamin D, serta menghindari rokok. Olahraga teratur juga penting, karena otot yang kuat akan membantu rangka tubuh dalam menopang berat badan.

3. Stroke
Usia paling rentan: 65 tahun
Bisa kena sejak: 20 hingga 30-an tahun

Lagi-lagi rokok termasuk faktor risiko pada serangan stroke di usia muda. Untuk mencegahnya, hidari rokok dan makan berlemak maupun bergaram, serta perbanyak konsumsi ikan yang banyak mengandung asam lemak omega 3. Asam lemak ini baik untuk jantung dan pembuluh darah.

4. Kanker payudara
Usia paling rentan: 45 tahun ke atas
Bisa kena sejak: remaja

Olahraga teratur, menjaga berat badan tetap ideal, membatasi alkohol agar tidak berlebihan dan menghindari rokok bisa menurunkan risiko kanker payudara. Karena penyebab pastinya tidak diketahui, maka deteksi dini paling penting dilakukan dengan sering-sering meraba adanya benjolan.

5. Alzheimer
Usia paling rentan: 65 tahun ke atas
Bisa kena sejak: 40-an tahun

Alzheimer adalah salah satu jenis kepikunan yang susah dilawan karena merupakan efek dari proses penuaan. Namun beberapa hal bisa dilakukan untuk memperlambat kemunculannya, misalnya dengan rajin mengisi teka-teki silang, belajar bahasa asing dan juga bermain musik.

6. Asam urat (Gout)
Usia paling rentan: 50 hingga 60-an tahun
Bisa kena sejak: 30-an tahun.

Obesitas dan konsumsi alkohol merupakan faktor risiko utama serangan gout di usia muda, sehingga berat badan perlu dikontrol jika tidak ingin mengalaminya. Namun perlu diingat, diet ekstrem yang berdampak pada penurunan berat badan secara singkat dan dramatis juga bisa meningkatkan risiko pengkristalan asam urat.

7. Diabetes tipe-2
Usia paling rentan: 40 hingga 50-an tahun
Bisa kena sejak: anak-anak!

Berbeda dari diabetes tipe 1 yang merupakan kondisi bawaan sejak lahir, diabetes tipe 2 jauh lebih memungkinkan untuk dicegah. Kuncinya hanya 2, yakni pola makan seimbang dan rendah kalori serta aktivitas fisik yang juga seimbang dengan asupan kalorinya.
»»  Read More

Minggu, 15 Januari 2012

Bakteri E Coli Intai Makanan Bayi

BERHATI-hatilah meracik sendiri makanan untuk buah hati Anda. Selain memerhatikan faktor kebersihan, amati pula faktor keamanannya terutama ancaman dari bahaya bakteri yang menyusup di dalam makanan.

Dewasa ini, tak sedikit Moms masih memersiapkan sendiri Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MP-ASI) untuk bayi usia 6-12 bulan. Sayangnya, masih jarang dari mereka mengamati faktor keamanannya. Padahal, penyiapan MP-ASI lokal yang tidak higienis dapat menyebabkan terjadinya kontaminasi dan menimbulkan penyakit salah satunya diare.

Menyoal diare, perlu diketahui bahwa 90 persen penderita diare ialah balita. Kuat dugaan jika makanan menjadi penyebab dari 70 persen kejadian diare tersebut, khususnya di negara berkembang.

Berkenaan dengan hal itu, promovendus Aria Kusuma melakukan penelitian lebih lanjut terhadap 599 bayi berusia 6-12 bulan dari 139 rumah tangga di Kabupaten Solok. Hasilnya, 72.46 persen MP-ASI lokal terkontaminasi bakteri Escherichia coli (E coli).

"Faktor yang paling berhubungan terhadap E coli pada penyajian MP-ASI lokal ialah keberadaan hewan yang berkeliaran di dalam rumah, kontaminasi tangan penjamah makanan, dan mengeringkan tangan dengan lap yang tidak terjamin kebersihannya," kata Aria yang ditemui pada “Disertasi Gelar Doktor” di Ruang Promosi Doktor, Gedung G Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia, Depok, Rabu (4/1/2012).

Upaya yang perlu dilakukan ialah mencegah berkeliarannya hewan di dalam rumah dapat dilakukan dengan cara sederhana, di antaranya mencuci tangan dengan sabun di bawah air mengalir dan mencuci lap tangan setiap hari untuk menjamin kebersihannya sebelum penyiapan MP-ASI lokal kepada bayi berusia 6-12 bulan.
»»  Read More

Sabtu, 07 Januari 2012

Tahapan - Tahapan Program Bayi Tabung

Program bayi tabung biasanya dilakukan oleh pasangan yang sulit memiliki anak. Meski begitu ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan jika ingin melakukan program bayi tabung. Apa saja itu?

Tingkat keberhasilan dari program bayi tabung atau in vitro fertilisation (IVF) ini dipengaruhi oleh banyak faktor seperti usia pasien, jumlah embrio yang ditransfer serta jumlah siklus IVF yang sudah dilakukan.

Sebelum memulai siklus IVF dengan menggunakan sel telur dan sperma, pasangan mungkin membutuhkan beberapa pemeriksaan untuk meningkatkan keberhasilan, seperti dikutip dari Mayo Clinic, Jumat (6/1/2012) yaitu:

1. Pemeriksaan sel telur, biasanya dokter akan menentukan ukuran dan kualitas dari sel telur dengan melakukan tes darah untuk konsentrasi follicle-stimulating hormone (FSH) di hari ketiga menstruasi.

2. Pemeriksaan cairan air mani, biasanya pemeriksaan ini dilakukan sebelum dan sesaat dimulainya siklus IVF untuk memastikan kualitas air mani tidak berubah. Jika ditemukan ada kelainan, maka disarankan ke dokter spesialis untuk mengetahui dan menyembuhkan masalah kesehatan tersebut.

3. Pemeriksaan penyakit infeksi, pasangan akan diminta untuk melakukan skrining terhadap penyakit HIV, hepatitis B, hepatitis C dan penyakit infeksi menular lainnya seperti chlamydia karena bisa mempengaruhi kehamilan.

4. Mentrasfer embrio buatan, dokter akan mentrasfer embrio buatan untuk menentukan kedalaman dari rongga rahim dan biasanya hasilnya sukses.

5. Pemeriksaan rongga rahim, biasanya dengan sonohysterography (menyuntikkan cairan melalui serviks ke dalam rahim dan menggunakan USG untuk melihat kondisi rongga rahim), atau dengan hysteroscopy (memasukkan teleskop cahya yang fleksibel melalui vagina dan leher rahim hingga mencapai rongga rahim).

Selain melakukan pemeriksaan medis, pasangan juga sebaiknya melakukan beberapa perubahan gaya hidup seperti mengonsumsi makanan yang bergizi dan seimbang dan melakukan olahraga secara teratur.

Program bayi tabung atau IVF ini biasanya membuat stres, untuk itu temukan sesuatu yang bisa membuat tubuh menjadi rileks seperti pijat, aromaterapi atau latihan tertentu (yoga dan meditasi). Sebaiknya pasangan tidak meremehkan dampak emosional dari perawatan ini.
»»  Read More

" Stem Cell" Dari Darah Haid

Jakarta, Saat ini hampir semua wanita membuang darah menstruasinya karena dianggap sebagai limbah kotor dan tidak sehat. Namun penelitian baru menemukan bahwa darah menstruasi kaya akan sel punca (stem cell), yang berpotensi menjadi pengobatan berbagai penyakit.

Sebelumnya, darah dari tali pusar yang dianggap sebagai cadangan utama untuk sel punca atau stem cell. Hanya wanita yang telah melahirkan saja yang mampu melestarikan stem cell karena diperoleh dari tali pusar.

Namun peneliti baru saja menemukan dan berhasil memanen sel punca dari darah menstruasi (Menstrual Stem Cells atau MeSC’s), sehingga memungkinkan bagi semua wanita termasuk yang belum pernah melahirkan untuk melestarikan sel punca untuk diri mereka sendiri.

Menurut peneliti, dinding endometrium rahim memiliki kualitas regenerasi yang unik. Ada pertumbuhan tebal sel darah yang akan terhalau setiap bulan, lalu rahim memproduksi lapisan endometrium baru dan mempersiapkan diri untuk kehamilan, seperti dilansir Medindia, Jumat (6/1/2012).

Darah yang keluar sebagai darah menstruasi mengandung beberapa variasi sel yang di antaranya memiliki sifat regeneratif. Peneliti mencoba untuk mengetahui kepraktisan dan kelayakan pengumpulan darah menstruasi dalam rangka panen sel punca.

Peneliti melakukan beberapa jenis analisis dan menemukan bahwa sel-sel darah menstruasi tidak hanya dapat dipanen tetapi juga bisa dibedakan menjadi sel-sel tertentu seperti tulang rawan, jaringan saraf atau jaringan adiposa.

Sel-sel punca menstruasi (MeSC) memiliki potensi besar untuk terapi regeneratif. Studi-studi menunjukkan bahwa MeSC adalah populasi sel unik yang dapat diisolasikan dengan aman dan dapat memberikan sumber sel punca dari perempuan sampai mencapai menopause.

Mengingat relevansi dan pentingnya dalam pengobatan penyakit langka termasuk gangguan saraf tertentu, penting bagi perempuan untuk melestarikan darah menstruasinya di Bank Darah Menstruasi.

Bank Darah Menstruasi memungkinkan perempuan menyimpan darah menstruasinya di bawah kondisi yang diperlukan dan melestarikannya untuk tabungan masa depan. Bank-bank tersebut mengenakan biaya tahunan minimal untuk penyimpanan dan pelestarian.

Cara Mengumpulkan Darah Haid

Proses untuk mengumpulkan darah menstruasi cukup sederhana, yaitu silikon cup yang berbentuk seperti tampon dimasukkan ke dalam vagina pada saat perempuan mengeluarkan banyak darah menstruasi. Cup harus ditempatkan di dalam vagina selama setidaknya tiga jam sehingga dapat mengumpulkan sekitar 20 mililiter darah.

Darah kemudian dituangkan dalam kit pengumpulan dan dikirim kembali ke laboratorium Bank Darah Menstruasi, di mana darah akan diproses, dibekukan dan disimpan.

Dibandingkan dengan tali pusat, metode ini benar-benar tidak menyakitkan dan non invasif. Juga, setiap wanita yang ingin mempertahankan sel punca untuk masa depan dapat melakukannya tanpa harus menunggu untuk melahirkan bayi.

Sel punca memiliki kualitas unik yang membuatnya bisa berkembangbiak menjadi semua jenis sel. Sel punca mampu memberikan kontribusi dalam kelangsungan hidup sel setelah ditransplantasikan.

Meskipun stem cell darah menstruasi belum dimanfaatkan dalam perawatan manusia dan terapi, penelitian telah menunjukkan bahwa sel-sel tersebut berpotensi dalam pengobatan beberapa kondisi medis seperti aterosklerosis, diabetes, stroke, rheumatoid arthritis, penyakit Parkinson dan banyak lagi.

Di samping itu, darah menstruasi dapat mengatasi masalah penolakan kekebalan tubuh selama transplantasi, yang memungkinkan pasien wanita untuk menggunakan sel punca mereka sendiri untuk pengobatan.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa Bank Darah Menstruasi memiliki cakupan yang luas di masa depan dan merupakan hal besar berikutnya dalam dunia medis.
»»  Read More

Senin, 02 Januari 2012

10 Penyakit Misterius yang Sulit Diobati

Ada banyak jenis penyakit yang dapat disembuhkan dokter melalui obat yang diresepkannya. Namun, sampai saat ini ada juga beberapa jenis penyakit yang masih menyulitkan dokter profesional.

Diwartakan Livescience, Kamis (29/12/2011), berikut adalah 10 penyakit misterius yang sulit diobati :

1. AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome)
: Sejak pertama kali diidentifikasi 25 tahun lalu, penyakit ini masih belum dapat disembuhkan.. AIDS saat ini merupakan penyakit paling mematikan di dunia, terutama di negara-negara berkembang. Penelitian terhadap penyakit tersebut, baru-baru ini mengungkap AIDS awalnya terjadi pada simpanse dan menular ke manusia.

2. Alzheimer : Penyakit ini berbeda dengan kepikunan yang dialami hampir semua orang berusia lanjut. Alzheimer adalah penyakit degeneratif otak, yang memiliki pada tiap penderitanya muncul dengan gejala berbeda. Penyebab penyakit ini masih belum diketahui, sedangkan untuk pengobatan, sampai saat ini masih belum dapat secara efektif disembuhkan.

3. Influenza (Flu biasa)
: Meskipun setiap tahun dikatakan ada sekira 1 miliar kasus flu biasa di Amerika Serikat, pengetahuan mengenai penyakit demam yang menyerang hidung, dan menimbulkan batuk ini  masih sangat minim. Resep yang dapat digunakan untuk membantu penderita flu biasa, hanya waktu dan sup ayam, bukan antibiotik.

4. Flu Burung : Manusia tidak punya kekebalan tubuh terhadap serangan virus flu yang dibawa oleh burung. Tingkat kematian rata-rata untuk penderitanya adalah sekira 50 persen, dan para petugas kesehatan khawatir jika terjadi mutasi yang membuat virus ini dapat ditularkan oleh manusia. Namun, sejauh ini infeksi virus kebanyakan terjadi pada mereka yang secara langsung berhubungan dengan burung.

5. Pica
: Orang yang didiagnosa menderita penyakit ini memiliki dorongan besar, untuk memakan benda-benda yang bukan makanan, seperti lumpur, kertas, lem dan tanah. Meskipun dikatakan berkaitan dengan defisiensi mineral, para ahli kesehatan belum berhasil menemukan sebab juga obat untuk penyakit aneh ini.

6. Autoimmune Disorders : Ini adalah istilah yang digunakan untuk sejumlah penyakit, seperti lupus, dan MS (Multiple Sclerosis). Autoimmune disorders tersebut timbul akibat respon immun berlebihan terhadap organ atau fungsi tubuh normal. Penyakit ini umumnya kronis, sangat merusak, dan tidak banyak yang bisa dilakukan oleh dokter kecuali untuk meringankan gejalanya.

7. Skizofrenia : Para ahli menganggap ini sebagai kelainan mental yang paling membingungkan. Penyakit ini membuat penderitanya tidak mampu membedakan kenyataan dan khayalan. Setiap penderitanya menunjukkan gejala yang sangat bervariasi, termasuk mengalami delusi (keyakinan kuat yang tidak memiliki bukti), halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra), penyimpangan komunikasi, kurangnya motivasi dan emosi. Penyakit ini tidak memiliki tes medis yang dapat mendefinisikannya.

8. Penyakit Creutzfeldt-Jakob (CJD) : Versi lain dari gangguan otak yang langka ini, dikenal dengan nama "Penyakit Sapi Gila", dan dapat menular pada manusia yang memakan daging sapi penderita penyakit tersebut. Penyakit CJD biasa adalah penyakit fatal, bereaksi cepat, dan merupakan bentuknya yang paling umum. Namun, alasan berkembangnya penyakit ini belum dapat dipecahkan dan tidak dapat dicegah.

9. Chronic Fatigue Syndrom (CFS) : Chronic Fatigue Syndrom adalah penyakit yang tergolong Medically Unexplained Physical Symptoms (MUPS). Diagnosis penyakit ini hanya dapat dilakukan dengan mengesampingkan potensi lain yang menimbulkan gejalanya. Pasien CFS mengalami lebih dari sekedar kelelahan, seringkali mereka harus istirahat total selama berhari-hari.

10. Morgellons Disease : Penyakit misterius ini menunjukkan gejala yang hampir seperti cerita fiksi ilmiah. Penderitanya mengalami sensasi adanya sesuatu yang merangkak di kulitnya dan munculnya untaian serat-serat aneh dari luka yang terbuka. Beberapa pendapat dari komunitas medis mengatakan, penyakit ini merupakan delusi psikosis, namun yang lain mengatakan gejala tersebut sangatlah nyata
»»  Read More

Sabtu, 31 Desember 2011

Cara Mendeteksi Penyakit Lebih Dini

Terkadang seseorang mengetahui penyakit yang dideritanya setelah muncul banyak gejala atau dalam stadium lanjut. Untuk itu ketahui 10 cara menjadi dokter bagi diri sendiri dengan melakukan deteksi dini.

Mengetahui penyakit lebih dini akan mempermudah pengobatan yang harus dijalani serta memiliki tingkat kesembuhan yang lebih tinggi. Berikut ini 10 hal yang bisa dilakukan untuk mendeteksi penyakit lebih dini, seperti dikutip dari Health24, Sabtu (31/12/2011) yaitu:

1. Memiliki PERF-ect day
Pada dasarnya ada 4 hal yang harus dipantau setiap hari untuk memastikan punya pola hidup sehat, yaitu jumlah buah dan sayuran yang dikonsumsi satu hari (Produce), apakah aktif bergerak (Exercise), memiliki waktu minimal 15 menit untuk menyenangkan diri sendiri (Relaxation) dan mengonsumsi cukup serat (Fibre). Jika semuanya terpenuhi, maka sudah memiliki hidup yang sehat.

2. Memeriksa kondisi tubuh setiap 2-3 bulan sekali
Mintalah pasangan atau teman dekat untuk melakukan pemeriksaan kulit dari kepala hingga ujung kaki. Perhatikan jika ada benjolan, tahi lalat yang berubah dan bintik atau ruam yang mencurigakan. Pemeriksaan di seluruh kulit termasuk kulit kepala, sela-sela jari kaki dan tangan serta bagian bawah lengan.

3. Memantau pola tidur
Ada 3 cara untuk tahu memiliki tidur yang cukup atau tidak yaitu apakah perlu alarm untuk bangun di pagi hari, apakah merasa kantuk saat sore hari dan apakah langsung tertidur setelah makan malam.

Jika ketiga jawaban tersebut 'iya' maka belum memiliki waktu tidur yang cukup. Namun jika sudah tidur cukup (sekitar 8 jam) tapi masih punya masalah tersebut, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

4. Mengukur tinggi badan setiap tahun setelah 50 tahun
Hal ini sangat penting bagi perempuan sebagai cara untuk menilai postur dan kesehatan tulang. Jika tinggi badan menurun maka bisa jadi ada perubahan dalam kepadatan tulang.

5. Melacak warna urine
Urine bisa menjadi indikator kesehatan yang berguna. Urine seharusnya berwarna jernih dan tidak berbau, tapi jika warnanya kuning pekat (gelap) atau berbau, maka bisa jadi akibat kurang cairan atau masalah dalam metabolisme.

6. Menghitung detak jantung setelah olahraga
Untuk mengetahui heart rate recovery (HRR), cobalah berjalan kaki atau jogging selama 20 menit lalu menghitung detak jantung segera setelahnya selaam 15 detik dan hasilnya dikalikan 4.

Setelah itu istirahat dan duduk selama 2 menit, kemudian periksa kembali. Kurangi hasil kedua dengan yang pertama, jika di bawah 55 maka nilai HRR lebih tinggi dari normal dan sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

7. Jika memiliki diabetes, periksakan kaki setiap hari
Orang dengan diabetes rentan bermasalah di kaki, untuk itu periksa kaki secara teratur terhadap setiap lecet, kulit yang mengelupas, luka atau memar. Hal ini untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.

8. Melakukan pemeriksaan untuk kardiovaskular
Pemeriksaan ini berguna untuk mencegah penyakit dan serangan jantung serta stroke. Faktor yang perlu diukur adalah kolesterol, status merokok, tingkat glukosa darah, EKG (Electrocardiogram) serta tekanan darah.

9. Memeriksa sisir yang digunakan
Jika melihat banyak rambut yang rontok di sisir, mintalah dokter memeriksa kadar feritin darah yang menunjukkan berapa banyak zat besi di tubuh, karena kadar yang rendah bisa menyebabkan kerontokkan rambut. Penyebab umum lainnya adalah gangguan pada hormon tiroid.

10. Periksa tekanan darah setiap 6 bulan
Pemeriksaan ini bisa dilakukan di pusat kesehatan atau di rumah. Jika nilai sistolik (angka yang di atas) lebih dari 140 (130 untuk penderita diabetes) dan diastolik (angka yang di bawah) lebih dari 90 (80 untuk penderita diabetes), sebaiknya memperhatikan pola hidup yang dijalani.
»»  Read More

Selasa, 06 Desember 2011

Gangguan Kesehatan Dapat Tercermin Pada Kulit Wajah

Kulit dapat mencerminkan apa yang terjadi di dalam tubuh. Sebagai bagian dari sistem kekebalan tubuh, kulit membela tubuh ketika sedang melawan suatu penyakit. Namun, kulit dapat kewalahan dan akhirnya muncul seperti jerawat dan kemerahan.

"Membaca tanda-tanda gangguan kesehatan dapat melalui kulit wajah," kata dermatolog Anne Chapas, MD, dari Union Square Laser Dermatology, New York City.

Beberapa tanda gangguan kesehatan yang dapat tercermin melalui kulit wajah seperti dikutip dari TodayHealth, Senin (5/12/2011) antara lain:

1. Jerawat pada dagu

Ada banyak alasan pada wanita yang memiliki jerawat di dagu sebelum periode menstruasi. Sehingga jerawat pada dagu dapat dikaitkan dengan ketdakseimbangan hormon. Dagu merupakan bagian dari wajah yang sangat sensitif terhadap peningkatan hormon progesteron dan testosteron.

Banyak wanita hanya mengalami jerawat ringan, tetapi jika jerawat cenderung menjadi lebih parah atau menyakitkan dan sudah tida merespon obat yang tersedia di pasaran, maka saatnya untuk berkonsultasi dengan dokter.

"Jerawat kistik di dagu atau di sepanjang garis rahang dapat menjadi tanda sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan jenis lain dari kelainan hormon. Jika tidak diobati, kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko untuk diabetes dan infertilitas," kata Chapas.

Untuk pasien tertentu, pil KB adalah cara yang efektif untuk menyeimbangkan kadar hormon dan membersihkan kulit. Pil tersebut juga sangat efektif untuk mengobati gejala-gejala PCOS.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa, menghilangkan gula yang diproses dan biji-bijian juga dapat mengurangi rangsangan hormonal yang dapat menyebabkan jerawat. Beberapa ahli juga merekomendasikan penggunaan produk yang mengandung asam salisilat dan sulfur.

"Bubuhkan produk tersebut ke jerawat dan daerah sekitarnya sehingga asam salisilat dapat membuka dan membersihkan pori-pori. Sulfur juga diduga dapat meredakan peradangan akibat jerawat," tambah Chapas.

2. Lingkaran gelap di bawah mata

Lingkaran gelap dibawah mata dapat disebabkan oleh alergi. Alergi kronis dapat melebarkan pembuluh darah, sehingga dapat menyebabkan bengkak dan muncul tanda gelap dengan warna biru ungu.

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa, sedang mengalami alergi. Alergen juga memicu pelepasan histamin. Histamin merupakan zat kimia yang memberikan kontribusi untuk bengkak dan dapat membuat mata gatal dan berair.

"Dengan iritasi kulit di sekitar mata, seseorang bahkan dapat membuat lebih banyak kapiler yang bocor," Jelas Ranella Hirsch, MD, dermatolog di Boston.

Jika gejala alergi baru muncul, kondisi tersebut dapat dikelola dengan antihistamin yang tersedia di pasaran, seperti Allegra atau Zyrtec. Mengonsumsi obat antihistamin sesuai petunjuk dapat mengurangi iritasi dalam beberapa minggu.

Jika kondisi alergi tidak mereda dengan mengonsumsi obat antihistamin yang tersedia di pasaran, maka segera berkonsultasi dengan dokter. Sehingga dokter dapat menentukan penyebab dan memberikan pengobatan yang terbaik.

3. Bercak kemerahan

Penyebab bercak kemerahan pada wajah, antara lain stres, gangguan pencernaan, atau lupus. Bercak merah yang datang dan pergi pada wajah dan leher dapat berhubungan dengan stres.

Karena bercak merah pada wajah dapat dipicu oleh fluktuasi hormon stres. Rosacea, merupakan kelompok kecil jerawat, seperti benjolan merah, dapat menjadi tanda penyakit pencernaan.

"Kulit dan saluran pencernaan yang baik, dirancang untuk melindungi tubuh dengan mencegah munculnya bercak-bercak merah. Hal tersebut mungkin dapat menjadi alasan mengapa masalah pencernaan dapat muncul pada kulit," jelas Chapas.

Menurut hasil sebuah penelitian, ketika penderita rosacea mengonsumsi antibiotik untuk membersihkan bakteri dalam perut, biasanya kondisi kulit juga ikut membaik. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam Clinical Gastroenterology dan Hepatologi pada tahun 2008.

Kondisi paling serius, adalah ruam malar. Ruam malar merupakan ruam merah simetris berbentuk kupu-kupu yang biasanya mencakup bagian atas dan tengah kedua pipi. "Kondisi tersebut dapat merupakan gejala klasik lupus, yaitu penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh," jelas Hirsch.

Jika merasa lebih lelah dari biasanya, lebih mudah memar dan kehilangan atau peningkatan berat badan secara drastis, segera berkonsultasilah dengan dokter. Jauhi paparan sinar matahari secara terus menerus dan makanan pedas. Karena kedua hal tersebut dapat memperburuk kondisi kemerahan pada kulit.

Kegiatan menghilangkan stres, seperti yoga atau meditasi juga dapat membantu. Asupan probiotik, yang merupakan bakteri sehat juga dapat membantu mengatur pencernaan dan meredakan peradangan. Menyamarkan kondisi kemerahan pada kulit wajah, juga dapat dilakukan dengan menggunakan make up dasar berwarna hijau.

»»  Read More

Jumat, 04 November 2011

Tes DNA ? Apakah Akurat dan Dapat Dipercaya....

DNA merupakan kependekan dari deoxyribonucleic acid atau dalam Bahasa Indonesia sering juga disebut ADN yang merupakan kependekan dari asam deoksiribonukleat. DNA atau ADN ini merupakan materi genetik yang terdapat dalam tubuh setiap orang yang diwarisi dari orang tua. DNA terdapat pada inti sel di dalam struktur kromosom dan pada mitokondria.
Fungsinya sebagai cetak biru yang berfungsi sebagai pemberi kode untuk tiap manusia seperti untuk warna rambut, bentuk mata, bentuk wajah, warna kulit, dan lainnya. Pengenalan tentang struktur DNA diperkenalkan oleh Francis Crick, ilmuwan asal Inggris dan James Watson asal Amerika Serikat pada tahun 1953.
Untuk mempermudah kita memahami seperti apa DNA, coba Anda pikirkan sebuah kalimat. Kalimat tersebut disusun dari beberapa kata. Dan setiap kata dibentuk dari beberapa abjad. Dapat dikatakan, abjad adalah unsur dasar dari banyak bahasa. Prinsip yang serupa juga bisa diterapkan pada DNA. Pada tingkat molekuler, "abjad" utama disediakan oleh DNA. Yang menakjubkan adalah bahwa "abjad" ini hanya terdiri dari empat huruf yaitu A, C, G, dan T, yang merupakan lambang basa kimia adenin, sitosin (cytosine), guanin, dan timin. Senyawa ini membentuk ikatan yang eksklusif, di mana adenin akan selalu berpasangan dengan timin dan guanin akan selalu berpasangan dengan sitosin.
Bentuk dari DNA adalah seperti spiral ganda yang menyatu dengan rapat. DNA terdiri dari 4 pasangan basa A, C, G, dan T yang merupakan komponen kimiawi yang mengandung nitrogen. Urutan basa-basa pada molekul DNA-lah yang menentukan informasi genetika yang terdapat di dalamnya. Singkatnya, urutan ini menentukan hampir segala sesuatu tentang Anda, dari warna rambut, warna kulit, hingga bentuk hidung Anda.
Setiap manusia memiliki 23 pasang kromosom yang terdiri dari 22 pasang kromosom somatik dan 1 pasang kromosom penentu jenis kelamin. Kromosom XX menentukan seseorang dengan jenis kelamin wanita dan XY untuk seseorang yang berjenis kelamin laki-laki. Kromosom ini didapat dari orang tua, separuh dari ibu dan separuh lagi dari ayah.

Tes DNA

DNA pada mitokondria yang dikenal dengan nama DNA mitokondria didapat secara keseluruhan dari ibu. Tes dengan mengembil DNA mitokondria seseorang dapat mengidentifikasi seseorang apakah memiliki hubungan keluarga dengan keluarga dari pihak ibu atau hubungan keluarga secara maternal. Caranya dengan membandingkan DNA mitokondria yang dimilikinya dengan ibu kandung, nenek atau saudara kandung dari ibu.
Karena seorang ibu menurunkan secara penuh DNA mitokondria kepada anaknya, bagaimana dengan ayah? Seorang ayah akan mewariskan kromosom Y pada anak laki-lakinya (karena kromosom Y hanya dimiliki laki-laki yang kromosom seksnya XY). Sedangkan anak perempuan tidak memiliki kromosom Y (kromosom seks perempuan XX).
Untuk membuktikan hubungan seseorang dengan keluarga pihak ayah bisa dilakukan dengan membandingkan kromosom Y seorang anak dengan ayah kandungnya atau dengan saudara kandung dari pihak ayah. Karena pemeriksaan kromosom Y hanya untuk anak laki-laki, maka bagaimana cara melakukan tes DNA pada seorang anak perempuan?
Tes DNA dilakukan dengan cara mengambil DNA dari kromosom somatik. Ikatan DNA pada bagian somatik hampir sama pada setiap orang karena berfungsi membentuk fungsi dan organ tubuh. Kesalahan urutan dapat menyebabkan gangguan pada manusia yang bersangkutan. Tetapi pada inti sel ini pula terdapat area yang dikenal sebagai area STR (short tandem repeats). Area ini tidak memberi kode untuk melakukan sesuatu.
STR inilah yang bersifat unik karena berbeda pada setiap orang. Perbedaanya terletak pada urutan pasang basa yang dihasilkan dan urutan pengulangan STR. Urutan AGACC akan berbeda dengan seseorang yang memiliki untaian AGACT. Begitu juga dengan urutan pengulangan yang bersifat unik. Pola STR ini diwariskan dari orang tua.

Bagaimana Tes DNA Dilakukan?

Dalam contoh ini adalah tes DNA untuk membuktikan apakah seorang anak benar-benar adalah anak kandung dari sepasang suami dan istri. Cara memeriksa tes DNA dilakukan dengan cara mengambil STR dari anak. Selanjutnya, di laboratorium akan dianalisa urutan untaian STR ini apakah urutannya sama dengan seseorang yang dijadikan pola dari seorang anak. Urutan tidak hanya satu-satunya karena pemeriksaan dilanjutkan dengan melihat nomor kromosom.
Misalnya, hasil pemeriksaan seorang anak ditemukan bahwa pada kromosom nomor 3 memiliki urutan AGACT dengan pengulangan 2 kali. Bila ayah atau ibu yang mengaku orang tua kandungnya juga memiliki pengulangan sama pada nomor kromosom yang sama, maka dapat disimpulkan antara 2 orang itu memiliki hubungan keluarga.
Seseorang dapat dikatakan memiliki hubungan darah jika memiliki 16 STR yang sama dengan kelurga kandungnya. Bila urutan dan pengulangan sama, maka kedua orang yang dicek memiliki ikatan saudara kandung atau hubungan darah yang dekat. Jumlah ini cukup kecil dibandingkan dengan keseluruhan ikatan spiral dalam tubuh kita yang berjumlah miliaran.
Tes DNA dilakukan dengan mengambil sedikit bagian dari tubuh Anda untuk dibandingkan dengan orang lain. Bagian yang dapat diambil untuk dicek adalah rambut, air liur, urine, cairan vagina, sperma, darah, dan jaringan tubuh lainnya. Sampel ini tidak akan berubah sepanjang hidup seseorang. Penggunaan alkohol, rokok atau obat-obatan tidak akan mengubah susunan DNA. Hasil tes DNA akan dijalankan dari pasien baru dapat dilihat 2-4 minggu. Biaya yang dibutuhkan untuk tes DNA saat ini sekitar 7 hingga 8 juta rupiah.

Manfaat Tes DNA

Tes DNA saat ini telah menjadi tren untuk membuktikan kaitan hubungan darah seseorang. Mengingat banyaknya perselingkuhan serta hubungan seks bebas, telah menghasilkan banyak anak yang dipertanyakan asal-usul orang tuanya. Karena itu, banyak pasangan melakukan tes DNA untuk membuktikan asal-usul anak yang dilahirkan tersebut.
Bahkan di beberapa negeri, sudah banyak klinik tes DNA. Banyak juga yang menggunakan tes DNA karena curiga terhadap pasangannya. Beberapa orang menyerahkan barang-barang pribadi milik pasangannya ke klinik untuk diteliti apakah pasangannya berhubungan dengan orang lain yang bukan pasangannya.
Di kepolisian, tes DNA juga digunakan untuk tes forensik. Tes DNA merupakan bukti yang paling akurat untuk tes identifikasi seseorang dibanding sidik jari. Dengan tes DNA, kepolisian bisa memberi bukti autentik mengenai mayat yang sudah hancur, asalkan bisa diambil sampel jaringan pada tubuh mayat tersebut.
Selain untuk mendeteksi hubungan keluarga, tes DNA juga berfungsi untuk mendeteksi suatu penyakit tertentu hingga penyakit yang kompleks. Dengan tes DNA bisa diketahui penyebab suatu penyakit apalagi yang bersifat penyakit turunan.
Kemajuan teknologi telah membuat lebih banyak hal baru yang bisa dipelajari. DNA pada saat ini merupakan tes identifikasi yang paling akurat dan dapat dipercaya. Informasi tentang tes DNA di atas semoga dapat membantu Anda mengenal lebih dekat dengan proses tersebut.
»»  Read More

Rabu, 02 November 2011

Nyeri Sangat Tergantung dengan Faktor Psikososial.

Sangat menarik menyimak berbagai ahli di bidang nyeri yang berbicara tentang perkembangan terapi pada pasien gangguan nyeri. Ahli di bidang nyeri yaitu Prof Lukas Meliala mengatakan bahwa hanya 20 persen nyeri yang berasal dari kondisi kerusakan organik, selebihnya adalah faktor non-organik. Ini artinya selain faktor biologi maka nyeri sangat tergantung dengan faktor psikososial.

Kesimpulan itu adalah rangkaian seminar Indonesian Pain Society yang berlangsung di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta belum lama ini. Walaupun yang  berbicara bukan psikiater, saya merasa senang hampir semua pembicara mengatakan pentingnya faktor biopsikososial dalam pendekatan terapi nyeri.

Nyeri adalah Persepsi

Dokter pasti mengetahui bahwa nyeri adalah persepsi tidak nyaman yang dirasakan pasien. Artinya nyeri sangat bersifat subjektif. Pasien tidak pernah
akan bisa diukur secara jelas tentang kadar nyerinya, sampai sekarang tidak ada alat kedokteran yang bisa menyatakan secara jelas titer kadar
nyeri seseorang.

Pemeriksaan nyeri masih menggunakan gambaran visualisasi seperti Visual Analog Scale dan untuk pasien anak dengan gambaran muka dengan perubahan suasana perasaan dari senang, biasa sampai menangis.

Subjektifitas akan sangat berpengaruh dalam hal ini. Misalnya jika Anda merasakan nyeri di angka 6 belum tentu sama berat sakit Anda dengan orang lain yang menyatakan nilai 6 juga.

Maka dari itu terlihat faktor psikologis dan latar belakang sosial seseorang bisa sangat berpengaruh terhadap 'kadar' nyeri seseorang. Orang dengan
latar belakang yang berbeda bisa mengeluhkan nyeri yang berbeda beda.

Seorang yang biasa hidup nyaman dan dalam lingkungan yang memanjakannya bisa merasakan nyeri luar biasa hanya karena tergores pisau saat memotong buah. Sedangkan seorang petani yang biasa bekerja di alam dan hidupnya keras, mungkin tidak akan terlalu berasa sakit walaupun kakinya tersobek oleh paculnya.

Gangguan Nyeri Somatoform

Saya jadi ingat saat kemarin berkesempatan kongres Psikosomatik di Seoul Korea Selatan. Saat itu ada Prof Jon Streltzer, psikiater dan presiden International College of Psychosomatic Medicine yang menceritakan pengalamannya dan penelitiannya tentang nyeri dan terapi psikologis yang dihubungkan dengan hal itu.

Penelitiannya semakin menguatkan bahwa persepsi sangat penting dalam derajat nyeri. Dalam ilmu kedokteran jiwa khususnya bidang psikosomatik medis, dikenal suatu diagnosis Gangguan Nyeri yang merupakan bagian dari Gangguan Somatoform.

Pasien biasanya mengeluh nyeri tanpa disertai adanya suatu kondisi medis yang mendasari dan tidaka danya kerusakan organ maupun serabut saraf yang berkaitan dengan nyerinya. Kondisi ini bisa sangat membuat pasien tidak nyaman karena pengobatan dengan obat-obat anti nyeri sering tidak bisa membantu banyak malahan membuat efek samping pada pasien.

Peran Psikoterapi

Pada banyak kepustakaan dan literatur, penanganan psikologis seringkali menjadi modalitas yang penting ketika modalitas terapi obat tidak banyak membantu. Pasien yang telah diberikan berbagai macam obat nyeri tetapi tidak ada perubahan juga merupakan kandidat untuk dilakukan terapi ini.

Psikoterapi dengan pendekatan Cognitive behavior therapy (CBT) pada banyak kepustakaan dan pengalaman klinis sangat membantu pasien-pasien
dengan gangguan nyeri non-organik.

Perubahan kognitif tentang rasa nyeri yang dialami pasien akan membawa perubahan yang bermakna pada persepsi nyeri pasien yang sering kali memang tidak sesuai dengan kondisi organiknya. Psikoterapi dengan teknik ini sangat membantu apalagi pada pasien dengan gangguan nyeri yang terkait dengan somatoform.

Intinya sebagai dokter di zaman modern sekarang ini, pendekatan biopsikososial yang dikonsepkan oleh George Engel (1977) adalah konsep yang perlu ditekankan pada penanganan nyeri. Bukan hanya dengan obat semata tetapi juga dengan pendekatan psikoterapi yang bermanfaat bagi kesembuhan pasien.

»»  Read More

Anggur Antikanker Alami

Budidaya anggur sudah dikenal di Timur Tengah sejak tahun 4000 SM. Baru pada tahun 2500 SM, warga Mesir mengembangkan teknologi pengolahan anggur. Kini anggur telah menyebar di seluruh penjuru dunia dan merupakan komoditas yang bernilai ekonomis. Sekitar 75.866 kilometer persegi area di dunia ditanami anggur.

Menurut Food and Agriculture Organization (FAO, 2009), sepuluh negara penghasil anggur terbesar di dunia adalah: Italia, RRC, USA, Prancis, Spanyol, Turki, Iran, Argentina, Chile dan India.

Adapun pusat anggur Indonesia berada di Probolinggo, Pasuruan, Situbondo, (Jawa Timur), Bali, dan Kupang (NTT).

Di Indonesia, anggur dikenal mulai tahun 1682. Lalu di tahun 1828 dimulai budidaya anggur di Banyuwangi dan Besuki. Tahun 1899 mulai dikenal anggur Probolinggo biru dan putih, yang kemudian di tahun 2002 berkembang menjadi anggur varietas Probolinggo Super dan Prabu Bestari.

Anggur merah varietas Prabu Bestari dapat ditanam hingga ketinggian 300 mdpl dan menghasilkan 10-30 Kg buah/pohon. Kelebihan lainnya mengandung resveratrol (1,5-3 mg/liter), gula (20 brix), asam (1,9%), vitamin C (23,23 mg/100 g), kadar juice (47,77%).

Anggur (Vitis vinifera) dapat langsung dimakan mentah atau dibuat cuka, suplemen/ekstrak, jelly, jus, kismis, minyak, selai, wine (semacam minuman fermentasi hasil perasan anggur), juga dipakai sebagai bahan baku di confectionery (perusahaan/toko pembuat gula-gula).

Kandungan

Menurut USDA nutrient database, setiap 100 gram (3,5 oz) anggur hijau atau anggur ungu mengandung karbohidrat (18,1 gram), gula (15,48 gram), serat makanan (0,9 gram), lemak (0,16 gram), protein (0,72 gram); vitamin B1 (0,069 mg), B2 (0,07 mg), B3 (0,188 mg), B5 (0,05 mg), B6 (0,086 mg), B9 (2 μg), C (10,8 mg), E (0,19 mg), K (22 μg); fosfor (20 mg), kalium (191 mg), kalsium (10 mg), magnesium (7 mg), mangan (0,071 mg), natrium (3,02 mg), seng (0,07 mg), zat besi (0,36 mg), turunan stilbene, trans-Resveratrol (trans-3,5,40-trihydroxystilbene).

Biji anggur mengandung flavonoid (4-5%), termasuk kaempferol-3-O-glucosides, quercetin-3-Oglucosides, quercetin, dan myricetin. Flavonoid merupakan senyawa fitokimia pemberi warna ungu pada anggur.

Anggur juga kaya polifenol. Sekitar 60–70% polifenol anggur ditemukan di bijinya. Polifenol biji anggur merupakan derivatives (turunan) flavan-3-ol. Komponen utamanya adalah (+)-catechins, (−)-epicatechin,(−)-epicatechin-3-O-gallate, procyanidins dimers (B1-B5), procyanidin C1, dan procyanidin B5-3′-gallate. Termasuk juga procyanidins atau proanthocyanidins yang sebagian besar heksamer.

Anggur juga kaya akan anthocyanin, 3-glucosides, 3-acetylglucosides, 3-coumaroylglucosides, 3-caffeoylglucosides, 3,5-diglucosides, 3-acetyl-5-diglucosides, 3-coumaroyl-5-diglucosides, dan 3-caffeoyl-5-diglucosides of cyanidin, delphinidin, peonidin, petunidin, dan malvidin.

Khasiat

Anggur memiliki efek antidiabetes. GSPE (grape seed proanthocyanidin extract) dilaporkan efektif mengobati diabetik nefropati. GPSE (250 mg/kg berat badan/hari) juga memperbaiki kerusakan jantung yang berhubungan dengan glycation pada hewan coba.

Selain itu, ekstrak biji anggur juga memiliki efek antihiperglikemik sehingga bermanfaat mencegah diabetes melitus tipe 2. Percobaan yang dilakukan N.ÅžendoÄŸdu,dkk (2006) membuktikan bahwa ekstrak ethanol daun anggur pada dosis 250 mg/kg memiliki aktivitas antidiabetes dan antioksidan yang tinggi.

Secara umum, dosis optimum ekstrak biji anggur yang direkomendasikan adalah 150-200 mg/hari, 2-3x minum, atau sesuai saran dokter/ahli herbal.
Ekstrak biji anggur memiliki aktivitas antioksidan dan penangkal radikal bebas. Procyanidin menghambat aktivitas xanthine oxidase; enzim pemicu oxy-radical cascade. Selain itu, procyanidin B4, catechin, dan asam galat dilaporkan sebagai agen pencegah kerusakan DNA oksidatif di tingkat seluler.

Flavonoid pada anggur berfungsi sebagai antioksidan ampuh yang bekerja sebagai pencegah kanker, dapat menghambat oksidasi LDL pada dinding pembuluh koroner, memiliki efek antimikroba, memperbaiki fungsi endotel, menghambat aterosklerosis (timbunan lemak di pembuluh darah).

Quercetin merupakan fitokimia yang termasuk flavonoid, memiliki aktivitas antioksidan, menghambat protein kinase dan DNA topoisomerases, mengatur ekspresi gen, juga memodulasi ekspresi gen yang berhubungan dengan oxidative stress dan di sistem pertahanan antioksidan.

Quercetin mampu mengubah ekspresi regulator siklus sel dan protein apoptosis sehingga efektif mencegah kanker prostat, menghambat mutasi protein p53 dan fase G2-M sehingga efektif mencegah kanker payudara, menghambat diferensiasi sel sehingga baik mencegah keganasan kolorektal (usus besar dan anus), juga berperan di fase G2/M sehingga berpotensi mengobati leukemia. Masih diperlukan riset lanjutan tentang temuan ini.

Polifenol juga merupakan antioksidan. Pada buah anggur dikenal sebagai resveratrol, berfungsi menghambat enzim yang merangsang pertumbuhan sel kanker dan menekan sistem kekebalan tubuh.

Sebenarnya resveratrol telah dikenal selama berabad-abad di dunia kedokteran Asian sebagai Ko-jo-kon, dalam bentuk tepung/bubuk akar Polygonum cuspidatum, sebagai obat antiradang. Uniknya, resveratrol pada kulit anggur berfungsi sebagai antioksidan yang kuat, berefek protektif terhadap kejadian ischemia reperfusion (kekurangan suplai darah), terutama di otot skeletal (rangka) tikus.

Resveratrol dapat menekan aktivasi NF-kB dan men-downregulate berbagai produk gen pemicu radang, seperti: COX-2, 5-LOX, IL-1b, dan IL-6, dimana semuanya berperan penting di dalam terjadinya radang sendi (artritis). Peran ini menunjukkan pencegahan sekaligus terapi artritis.

Resveratrol juga memiliki efek antiproliferasi sehingga dapat mencegah limfoma histiositik dan kanker kolon (usus besar), mengubah ekspresi gen pada aksis androgen dan pengaturan siklus sel sehingga efektif mencegah kanker prostat.

Adapun komponen pada anggur yang berefek antimikroba, seperti: asam galat, asam hydroxycinnamic, flavanol, flavonol, trans-resveratrol, dan tannin.

Senyawa lainnya juga multikhasiat. Saponin (15 mg/hari) dapat menurunkan kadar gula darah, menghambat dan mencegah penyerapan kolesterol di dalam darah. Asam ellagic membantu memperlambat berkembangnya tumor.

Magnesium melancarkan buang air besar. Mangan membantu menstabilkan gula dalam darah, berperan dalam metabolisme lemak, pembentukan jaringan ikat dan tulang. Proanthocyanidine dapat mencegah stroke, serangan jantung, dan melawan proses penuaan.

Pilihlah buah anggur yang masih menyatu dengan tangkainya, ukurannya sama dan seragam, utuh, permukaannya licin, tangkai belum mengering. Agar awet dan tahan lama, sebaiknya anggur disimpan di dalam kulkas. Cucilah dengan sabun khusus buah sebelum dimakan. Makanlah beserta kulitnya sebab kaya akan flavonoid.

Untuk menjaga stamina dan kesehatan, serta mengeluarkan racun di dalam tubuh, minumlah jus anggur atau konsumsilah buah anggur segar setiap hari selama seminggu berturut-turut. Hemm… Ternyata, selain lezat dan sehat, anggur juga multikhasiat. Mau mencoba?

dr. Dito Anurogo
Dokter peneliti hematopsikiatri dan medicopomology, berkarya di RS Keluarga Sehat JL. P. Sudirman 9 Margorejo Pati, Jawa Tengah. Penulis buku 'Cara Jitu Mengatasi Impotensi', saat ini sedang melakukan riset tentang Biomarker Stroke bersama ilmuwan di University Wisconsin, USA.

Peneliti hematopsikiatri (ilmu yang mempelajari hubungan golongan darah dengan kepribadian, gaya hidup dan kecenderungan pola penyakit, pencegahan serta solusinya). Peneliti Medicopomology (buah berkhasiat obat).
»»  Read More

Minggu, 23 Oktober 2011

Warna Air Seni Indikator Kesehatan Tubuh

WAJAH pucat menjadi tanda jelas bahwa tubuh Anda sedang tidak fit. Namun, pernahkah Anda turut memerhatikan warna air seni?

Bila Anda jeli, air seni tidak selalu sama; kadang sedikit, kadang pekat, kadang bening, dan sebagainya. Jadi, apa yang menyebabkan perubahan pada air seni dan apa yang coba disampaikan air seni tentang kesehatan Anda? Simak pemaparan Self, berikut ini:

Warna

Air seni atau urin bisa menjadi petunjuk umum tentang status kesehatan Anda, khususnya kondisi ketercukupan cairan tubuh. Air seni berwarna bening lebih baik daripada warna pekat.

Ketika urin berubah gelap (seperti warna teh), tandanya bisa berarti Anda mengalami dehidrasi atau ginjal Anda tidak bekerja dengan baik. Ginjal mengatur keseimbangan air dalam tubuh, karenanya penting untuk kita mempertahankan kecukupan air.

Bila urin berubah gelap, Anda harus menambah asupan air minum. Semakin sedikit air yang kita minum, semakin pekat urin. Idealnya, urin kita harus berwarna kuning terang.

Frekuensi dan kendali

Frekuensi buang air kecil bisa berarti beberapa hal. Ini bisa berarti infeksi saluran kemih, diabetes, terlalu banyak minum air putih, kafein, ataupun alkohol. Namun, juga bisa diakibatkan kehamilan (persalinan alami melemahkan otot-otot dasar panggul yang mengendalikan aliran urin).

Masalah yang umum dialami adalah "stres inkontinensia", yakni kehilangan kontrol terhadap kandung kemih ketika batuk, bersin, atau tertawa. Hal ini dapat terjadi sebagai akibat dari melemahnya otot dasar panggul.

Latihan kegel (gerakan menekan, tahan, dan lepaskan otot-otot panggul) membantu memperkuat otot-otot panggul sehingga kontrol terhadap kandung kemih menjadi lebih baik. Pilihan lain untuk meningkatkan kontrol kandung kemih meliputi pembedahan atau obat-obatan.

Bau

Bau urin Anda benar-benar bisa berubah tergantung pada makanan yang diasup, misalnya asparagus atau petai yang menyebabkan bau tidak biasa. Bau urin akan menjadi masalah bila Anda memiliki gejala lain, seperti frekuensi, rasa terbakar, dan nyeri.

Peringatan keras

Beberapa peringatan keras yang menunjukkan masalah lebih serius (seperti disfungsi ginjal atau penyakit kandung kemih) adalah darah dalam urin, urin selalu berwarna pekat, rasa sakit ketika berkemih, bau menyengat, dan buang air kecil berlebihan.

Pola hidup sehat secara umum

Pola hidup sehat secara umum akan meningkatkan kesehatan kandung kemih, termasuk makan buah-buahan dan sayuran, minum cukup air, berolahraga, dan menjaga berat badan. Saran klasik adalah minum delapan gelas air setiap hari. Jumlah yang lebih mungkin diperlukan dengan pertimbangan tingkat aktivitas dan berat badan.

Terpenting, pantau warna urin Anda, pastikan Anda tidak merasa haus (yang berarti Anda sudah mengalami dehidrasi), menjaga indeks massa tubuh tetap sehat, dan mempertahankan gaya hidup sehat.
»»  Read More

Rabu, 19 Oktober 2011

Bahaya Terapi Ikan ??

Apabila selama ini orang-orang banyak mengira kalau terapi ikan mampu sembuhkan penyakit kulit di kaki dan melancarkan peredaran darah, beda halnya dengan anggapan beberapa ilmuwan di Inggris.

Seperti yang dikutip dari The Straits Times, Rabu (19/10/2011), The Health Protection Agency (HPA) di Inggris, telah menemukan bahwa terapi ikan ternyata malah memperlemah sistem kekbalan tubuh dan beresiko menularkan infeksi.

HPA dalam penelitiannya menemukan bahwa tangki air yang berisi air untuk menaruh ikan-ikan tersebut biasanya memiliki banyak mikroorganisme.

Selain itu, pihak HPA juga menemukan bahwa infeksi tersebut biasanya disalurkan dalam beberapa cara; dari ikan ke manusia, kontaminasi dari air yang kotor, atau dari manusia ke manusia yang berbagi sama kolam.

Seorang juru bicara dari HPA mengatakan bahwa metode pengobatan tersebut ternyata bisa menyebarkan virus-virus seperti Hepatitis dan HIV.
»»  Read More

Jumat, 14 Oktober 2011

Pembalut Tak Sebabkan Kanker......

DEWASA ini banyak rumor yang beredar di masyarakat mengenai penggunaan pembalut yang berisiko menyebabkan terjangkitnya infeksi human papiloma virus (HPV) sebagai penyebab kanker serviks atau leher rahim. Ginekolog dan seksolog dr Ryan Thamrin menampik mitos-mitos yang beredar luas selama ini di masyarakat.

“Kanker serviks tidak ada hubungannya dengan pembalut, tapi lebih kepada kebersihan wanita di daerah intim,” kata Ryan.

Dikatakan dokter muda ini, ada beragam penyebab munculnya virus HPV. Sebagai contoh, berhubungan seksual dengan pasangan yang sudah terjangkit penyakit kelamin. Bisa juga karena menurunnya daya tahan tubuh pada waktu lama, kurang antioksidan, dan kurang olahraga.

“Jadi, tidak ada bukti ilmiahnya bahwa pembalut bisa menyebabkan kanker,” ungkap Ryan kembali.

Ryan juga mengulas sedikit mengenai keputihan. Keputihan adalah suatu penyakit kelamin pada wanita, berupa cairan yang tidak sewajarnya, dan menyebabkan rasa gatal pada beberapa wanita. Hampir semua wanita pernah mengalami penyakit keputihan, baik wanita dewasa, usia lanjut, maupun kanak-kanak.

Pada dasarnya keputihan ada dua jenis, yaitu normal dan tidak normal. Keputihan normal biasanya terjadi menjelang siklus menstruasi, ketika wanita tengah libido, hamil, stres, dan karena mengonsumsi obat pengontrol kehamilan. Sementara keputihan tidak normal terjadi karena ada faktor penyakit, seperti virus atau kuman.

Beberapa penyebab keputihan pada wanita, seperti jamur, bakteri, virus, parasit, tumor atau kanker kandungan, terlalu sering membersihkan vagina, dan karena usia. Keputihan juga bisa terjadi karena adanya benda asing di vagina. Bisa berupa kapas dan sisa pembalut yang tidak sengaja masuk ke dalam vagina. Pada anak-anak perempuan, bisa juga karena bermain sesuatu benda yang kecil misalnya bijibijian, kancing baju, dan lainnya serta tidak sengaja masuk ke dalam vagina.

Ryan juga memberikan tip kepada wanita tentang menjaga kebersihan area intim pada saat menstruasi. Di antaranya dengan membatasi penggunaan jins ketat, mengonsumsi lebih banyak air putih, mengonsumsi makanan sehat, dan berolahraga.
»»  Read More

Osteoporosis ??

TAK hanya menyerang orang tua, osteoporosis kini mulai gemar menghampiri kaum muda. Gaya hidup tidak sehat dan mengonsumsi nutrisi kurang tepat, disebut-sebut sebagai biang keladinya.

Persepsi bahwa penyakit osteoporosis atau pengeroposan tulang merupakan penyakit orang yang sudah tua, sebaiknya segera ditinggalkan. Faktanya, saat ini wanita di usia yang lebih muda telah menunjukkan gaya hidup yang berpotensi terhadap meningkatnya gejala osteoporosis pada tulang mereka. Ini tentu merupakan bentuk peringatan tersendiri.

Mau bukti? Data International Osteoporosis Foundation (IOF) pada 2009 menyebutkan, Filipina dan Indonesia menjadi negara dengan catatan terburuk dalam hal kondisi kepadatan tulang. Wanita Indonesia pada usia 25 sampai 65 tahun berisiko tertinggi terkena osteoporosis dibandingkan negara Asia lainnya. Di sisi lain, hasil analisis data Puslitbang Gizi Kemenkes 2006 menunjukkan bahwa dua dari lima wanita Indonesia berpotensi osteoporosis.

”Yang harus dipahami masyarakat saat ini adalah pentingnya menjaga kondisi tulang. Apalagi pada umumnya puncak kepadatan massa tulang tercapai pada usia 25 sampai 35 tahun,” kata Spesialis Rehabilitasi Medik Konsultan dari FKUI-RSCM, dr Siti Annisa Nuhonni SpRM (K) saat media workshop bertajuk ”Anlene Boneversation Class” oleh Fonterra Brands Indonesia di Jakarta.

Menurut Siti, osteoporosis adalah penyakit pada tulang yang ditandai dengan penurunan kepadatan massa tulang yang membuat tulang menjadi tipis, rapuh, dan mudah retak sampai patah. Setelah perkembangan masa tulang mengalami puncak di usia 30 tahun, tubuh tidak cukup mampu lagi membentuk tulang baru. Atau bisa juga karena penyerapan tulang yang sudah berusia tua terlalu banyak, maka terjadilah penyakit ini.

Osteoporosis, menurut dia, hampir tidak menimbulkan gejala yang jelas (silent disease), kecuali bila tulang retak dan patah,penderita akan merasa nyeri. Lokasi patah tulang yang sering terjadi, yaitu pada tulang belakang, panggul, dan pergelangan tangan. ”Patah tulang di daerah tulang belakang dan panggul dapat merupakan penyebab timbulnya nyeri menahun dan cacat jangka panjang,” ucap Siti.

Bahayanya, osteoporosis lebih senang menyerang kaum hawa karena massa tulang wanita lebih sedikit dibandingkan pria. Apalagi sejak menopause, hormon estrogen yang diperlukan untuk membantu penyerapan kalsium pada tulang menurun dengan drastis. Gaya hidup kaum muda saat ini juga dapat memicu terjadinya osteoporosis, di antaranya konsumsi garam berlebih, rokok, kopi, minuman bersoda, dan alkohol.

”Gaya hidup penduduk Indonesia seperti menghindari panas terik matahari karena takut hitam, menggunakan sun block, pendingin AC, ruangan tertutup kaca berlapis antipanas juga bisa menjadi pemicu osteoporosis karena sinar UV pada matahari bagus untuk kesehatan tulang,” tutur Siti. Spesialis Gizi Klinik dari FKUI-RSCM, dr Fiastuti Witjaksono MS SpGK, menuturkan, betapa pentingnya bagi wanita muda dan aktif melakukan investasi kesehatan tulang dan sendi melalui gaya hidup sehat, serta asupan nutrisi yang tepat.

Secara statistik, kerapuhan akibat osteoporosis diperkirakan terjadi setiap tiga detik di seluruh dunia. Bahkan, fakta yang menyedihkan, pada rentang usia 25 tahun setiap penduduk sebuah negara, terdeteksi 25 persen di antaranya berisiko terkena penyakit ini. Namun, osteoporosis dapat diobati dengan perubahan gaya hidup dan pengobatan yang tepat.

”Mereka yang berisiko secara genetik berpotensi lebih besar terkena osteoporosis, juga mereka dengan tubuh atau proporsi tulangnya kecil,” katanya. Solusinya, pastikan asupan kalsium tercukupi sesuai kebutuhan, bisa melalui susu, produk susu, ikan, kacang- kacang, tahu, tempe, dan sayuran berwarna hijau.

Pastikan juga asupan protein tidak kurang. Kekurangan protein merupakan faktor risiko terjadinya patah tulang dan juga berefek negatif terhadap proses penyembuhan akibat patah tulang. Hindarilah mengonsumsi alkohol berlebihan, mempunyai berat badan kurang, serta konsumsilah sayur dan buah dalam jumlah cukup.

”Bila melakukan diet untuk menurunkan berat badan, pastikan asupan kalsium dan vitamin D tetap tercukupi. Hindari diet terlalu ketat atau fad diet,” kata Fiastuti. Hasil penelitian di 14 negara Asia mencerminkan rendahnya asupan kalsium orang Asia, yaitu rata-rata hanya 450 mg dari 1.300 mg yang dibutuhkan per hari. Selain itu,meluasnya penuaan penduduk di Asia juga memberikan kekhawatiran akan munculnya masalah osteoporosis pada periode 2050.

Secara umum, hasil penelitian ini menyoroti kesimpulan regional bahwa pada usia 35 tahun, satu dari tiga orang di kawasan Asia berisiko menderita osteoporosis.

Olahraga teratur seperti jalan kaki dan minum susu berkalsium tinggi, menurut dia, merupakan langkah preventif sederhana yang senantiasa disosialisasikan Anlene kepada masyarakat.
»»  Read More

Kamis, 29 September 2011

Mari, Lindungi Mata dari Radiasi Komputer

BANYAK orang memiliki masalah dengan penglihatan. Padahal, mata merupakan aset berharga yang harus dijaga benar kesehatannya. Para dokter menyebutkan, kondisi tersebut disebabkan perkembangan teknologi modern.

Tahukah Anda bahwa radiasi gelombang elektromagnetik yang ditimbulkan komputer bisa mengganggu kesehatan? Karena itu, beristirahat di depan komputer, menonton televisi atau pergi ke bioskop, dapat mengurangi paparan buruk radiasi komputer.

Dokter mata telah mengakui bahwa komputer pribadi merupakan musuh utama mata. Banyak masalah mata yang disebabkan oleh komputer. Penyakit itu memiliki nama khusus, computer eye syndrome (CES).

Gejala ini akrab bagi siapa saja yang menghabiskan lebih dari lima jam sehari di depan monitor. Kondisi itu menyebabkan mata kering, terbakar, kelopak mata memerah, dan sakit kepala. Ini melebihi gejala yang timbul akibat kelelahan membaca buku. Demikian dikutip dari Genius Beauty, Selasa (27/9/2011).

Lantas, mengapa layar komputer bisa memengaruhi kesehatan mata lebih daripada saat membaca buku?

Menjaga jarak pandang antara mata dan monitor merupakan cara jitu menangani radiasi komputer. Melihat secara bergantian dari jarak panjang dan pendek, dengan jarak minimum 45 sentimeter, bisa membantu Anda hilangkan radiasi komputer.

Namun mereka yang menghabiskan 10 jam di depan monitor tidak memiliki kemungkinan itu, dan mata mereka lelah melihat pada satu titik.

Masalah lain yang membuat orang terpapar radiasi komputer ialah jarang berkedip saat melihat monitor. Padahal sering mengedip mata dapat membuat mata tidak kering.

Mata berlendir butuh moisturing konstan, sebaliknya jika kurang basah akan membuatnya jadi kering. Kondisi ini sering disebut "pasir di mata", yang membuat nyeri akut, dan kelelahan.

Lingkungan yang tidak menguntungkan, asap rokok, debu jalanan, dan udara yang tercemar juga meningkatkan kekeringan pada mata. Biasanya mereka yang sering menghabiskan waktu di kantor sering terpapar udara AC sangat kering.

Selain itu, kualitas gambar pada monitor yang berbeda, bahkan jika itu adalah layar terbaik bisa membuat mata jadi bermasalah.

Pertama, terdiri dari piksel yang selalu flicker (meskipun dibedakan dengan mata). Kedua, gambar dan teks yang menyala sedemikian rupa sehingga mengarah ke beban tambahan pada mata. Ketiga, radiasi luminofor dari monitor tidak bertepatan dengan sensitivitas spektral maksimum mata
»»  Read More

Awas, Ancaman Tumor dari Segelas Jus Buah??

JUS buah yang mengandung serat dan menyehatkan ternyata bisa berubah menjadi racun bagi tubuh yaitu menyebabkan tumor. Apa pasal?
Apakah Anda penggemar jus buah setiap harinya? Jika ya, sebaiknya perhatikanlah proses penyajian jus yang Anda konsumsi tersebut. Pasalnya, jus yang seharusnya menyehatkan bisa menjadi racun bagi tubuh Anda.

Para ilmuwan mengklaim bahwa jus buah yang mengandung gula berlebih dapat meningkatkan risiko kanker. Bahkan, jus buah yang berada dalam kemasan kehilangan banyak bahan alami dalam buah yang dapat memproteksi kanker dan hilang.

Peneliti Australia berusaha menetapkan seberapa efektif buah-buahan, sayuran, dan jus untuk mencegah perkembangan kanker usus. Mereka pun memeriksa 2.200 orang dewasa yang menjalani diet. Dalam penelitian tersebut, mereka menuliskan kebiasaan makan mereka sehari-hari. Para tim peneliti kemudian melacak peserta selama dua tahun untuk melihat berapa banyak dari mereka yang terkena penyakit tersebut, seperti dirilis Dailymail.

Dari sana, mereka menemukan bahwa apel, kecambah, kembang kol atau brokoli yang dikonsumsi setiap hari dapat mengurangi kemungkinan serangan penyakit tersebut. Namun, mereka yang mengonsumsi banyak jus buah justru memiliki risiko lebih tinggi.

Penelitian yang diterbitkan dalam “Journal of American Dietetic Association” menemukan, bahwa mereka yang minum jus lebih dari tiga gelas sehari memiliki kemungkinan lebih terserang kanker dubur yakni suatu bentuk dari kanker usus.

Para ilmuwan percaya bahwa kandungan gula yang tinggi dalam jus dapat memicu tumor tertentu. Tim Perth juga mengatakan, bahwa banyak hal yang ditemukan pada buah yang dapat berfungsi melindungi kanker usus termasuk di dalamnya serat, vitamin C, dan bahan kimia yang dikenal antioksidan namun semuanya hilang dalam pemrosesan jus tersebut.

Selama bertahun-tahun, Departemen Kesehatan menyarankan masyarakat untuk makan lima porsi buah dan sayuran setiap hari yang mencakup segelas jus di dalamnya. Namun, para peneliti Inggris menyatakan bahwa jus buah mengandung gula terlalu banyak yang justru dapat meningkatkan risiko penyakit. Karenanya, para ilmuwan dari Bangor University, Wales mengatakan lebih baik makan plum atau buah kering lainnya. Jus segar yang diperas mengandung lima sendok teh gula per gelasnya.

Meski demikian, para ahli lain mengatakan bahwa  orang tidak harus menghindari jus buah karena masih dapat menggantikannya dengan minuman sehat lainnya.

Nell Barrie dari Cancer Research UK mengatakan, “Studi ini bukan sesuatu yang besar dan itu tidak memberi kita jawaban yang jelas tentang buah dan sayuran yang dapat memengaruhi risiko kanker pada bagian usus.”

“Sangat sulit menimbulkan efek lain pada risiko kanker usus seseorang. Namun bukti yang dapat dipercaya adalah memakan daging olahan dapat meningkatkan risiko, sementara makan makanan tinggi serat dapat mengurangi risiko,” tambahnya.

Barrie kembali mengungkapkan, “Banyak buah dan sayuran adalah sumber serat yang baik, sehingga dapat mengurangi risiko kanker jenis lainnya. Ini adalah ide yang baik untuk diaplikasikan dalam diet Anda."
»»  Read More

Minggu, 25 September 2011

Kecelakaan Fatal Akibat Masturbasi

Masturbasi umumnya lebih sering dilakukan oleh kaum laki-laki. Tapi sebaiknya berhati-hati dalam melakukannya, karena ada beberapa cedera fatal akibat masturbasi.

Studi baru yang diterbitkan dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine menemukan bahwa remaja laki-laki melakukan masturbasi lebih sering dibanding gadis remaja.

Meskipun kegiatan ini tidak menimbulkan bahaya, tapi tetaplah berhati-hati dalam melakukannya karena ada beberapa kasus cedera atau kecelakaan fatal yang terjadi pada laki-laki akibat masturbasi, seperti dikutip dari Menshealth.com, Sabtu (24/9/2011) yaitu:

1. Laki-laki yang memasukkan barang ke kandung kemih
Seorang pria berusia 40 tahun memasukkan tabung ke dalam kandung kemihnya untuk masturbasi. Tapi sayangnya tabung tersebut justru terjebak di dalam uretra selama 2 tahun hingga akhirnya harus dilakukan pembedahan.

"Ini lebih umum daripada yang Anda pikir. Saya pernah menemukan pasien yang memasukkan tanaman lidah buaya ke dalam uretranya yang diklaim bisa memberinya perasaan menyenangkan dan menenangkan," ujar Dr Judd Moul, kepala bedah urologi dari Duke University medical center.

Dr Moul mengungkapkan kasus seperti itu sering ditemukan, ia memperkirakan ada sekitar 2-3 kasus serupa dalam setahun. Ia menyarankan untuk tidak melakukan hal ini karena bisa menyakitkan dan dapat merusak organ di dalam tubuh.

2. Laki-laki yang mematahkan penisnya sendiri
Sebuah kasus di Nigeria dilaporkan seorang laki-laki yang mematahkan penisnya sendiri saat sedang melakukan masturbasi. Ia memegang pangkal penis dengan ibu jari, telunjuk dan jari tengah kirinya, kemudian memutar penis ke arah tangan kanan.

Kemudian ia mendengar suara 'klik' yang diikuti oleh rasa sakit dan menyebabkan penisnya patah. Tapi ia termasuk beruntung karena masih bisa melakukan ereksi 5 hari setelah operasi.

Dr Moul mengungkapkan bahwa teknik yang dilakukannya terlalu ekstrem, karena seseorang tidak akan mungkin mematahkan penisnya jika melakukan masturbasi sesuai standar.

3. Laki-laki yang meninggal akibat masturbasi
Seorang laki-laki dikabarkan meninggal selama masturbasi, hal ini karena polisi menemukan sebuah tali di leher dan alat kelaminnya. Kondisi ini kemungkinan karena ia mempraktekkan metode seks gila yang berisiko mengancam jiwa seperti autoerotic asphyxiation (membatasi oksigen ke otak selama seks).

Hal ini biasanya ditemukan saat masturbasi, seseorang mencekik atau merasakan sesak napas untuk meningkatkan kesenangan dan menciptakan suatu euforia. Tapi tanpa disadari kondisi ini bisa membuat dirinya meninggal.
»»  Read More

Ekspresi Janin Bisa Jadi Indikator Fungsi Otak !!!

Terkadang janin menunjukkan ekspresi wajah tertentu saat diperiksa melalui USG (ultrasonografi). Tapi ternyata ekspresi yang ditunjukkan janin bisa menjadi indikator fungsi otaknya.

Studi yang dipimpin oleh peneliti Inggris Dr Nadja Reissland menuturkan bahwa ekspresi wajah seperti tertawa dan menangis berkembang sebelum kelahiran dan menjadi lebih kompleks sampai mencapai usia kehamilan 36 minggu.

Perkembangan gerakan wajah pada janin adalah hal penting untuk mengetahui berbagai fungsi setelah kelahiran, seperti gerakan mengisap bayi saat makan, rahang dan lidah yang diperlukan untuk berbicara serta diperlukan untuk meningkatkan ikatan bayi dan orangtua setelah kelahiran.

Otot-otot wajah mulai berkembang saat usia kehamilan 8 minggu, dan semua otot yang digunakan dalam ekspresi wajah dibentuk pada usia 16 minggu. Kemungkinan ekspresi wajah pada janin antara 24-36 minggu dibentuk dari jaringan adiposa yang terbangun selama periode tersebut.

Peneliti mempelajari ekspresi wajah janin dengan menerapkan Facial Action Coding System (FACS) pada USG 4D. Seiring meningkatnya usia kehamilan, maka gerakan wajah, tungkai dan tubuh janin semakin berkorelasi dengan perkembangan struktural dari sistem saraf pusat.

Perkembangan ini menunjukkan adanya hubungan antara korteks serebral dan perifer struktur janin yang fungsional. Karenanya ekspresi janin mungkin bisa memprediksi fungsi otak janin yang sehat.

"Hasil penelitian ini memberikan bukti bahwa ada potensi besar dari metode ini untuk menilai perkembangan janin," ujar Dr Nadja Reissland dari Durham University, seperti dikutip dari MedIndia, Sabtu (24/9/2011).

Dr Reissland menuturkan kode dan analisis ini memungkinkan bagi peneliti untuk secara obyektif melacak peningkatan kompleksitas dari waktu ke waktu dalam menghasilkan ekspresi wajah yang dikenali.

Metode pengkodean dari gerakan wajah janin ini bermanfaat untuk:


  1. Penanda untuk mengetahui perkembangan normal
  2. Memiliki potensi besar untuk menilai integritas sistem saraf pusat dari janin
  3. Digunakan untuk mendeteksi gangguan otak fungsional atau struktural
  4. Membedakan antara perkembangan wajah janin yang normal dan abnormal untuk mengidentifikasi masalah kesehatan dalam rahim.
»»  Read More

Kamis, 22 September 2011

Lupus, Penyakit Seribu Wajah ???

LUPUS merupakan penyakit yang sulit dideteksi gejalanya, bahkan oleh tenaga medis. Karenanya, 100 dokter dari berbagai daerah di Jawa Barat mengikuti pelatihan diagnosa penyakit lupus.

Saat ini, terdapat lebih dari 5 juta orang dengan lupus (odapus) di seluruh dunia. Tiap tahunnya, muncul 100.000 kasus baru penderita lupus. Angka yang tidak sedikit ini bisa jadi muncul lantaran gejala lupus kerap tidak terdeteksi, misalnya pada sendi dan tulang seperti laiknya penyakit rematik. Tak mengherankan bila lupus disebut penyakit seribu wajah.

"Lupus menyerang berbagai sistem dan organ tubuh, bahkan sering mengancam jiwa. Lupus sendiri bukanlah penyakit menular. Ia merupakan penyakit menahun sebagai akibat dari produksi antibodi yang berlebih dalam tubuh. Produksi antibodi berlebih itu menjadi tidak berfungsi melawan virus, bakteri, atau kuman dalam tubuh. Akibatnya, antibodi tersebut menyerang sel dan jaringan tubuhnya sendiri," beber dr Rachmat Gunadi, internis RS Hasan Sadikin di sela-sela acara "Pelatihan Lupus bagi Dokter Puskesmas se-Jawa Barat" di Bandung, belum lama ini.

Penyakit lupus sering kali meninggalkan ruam merah simetris pada wajah yang bentuknya seperti kupu-kupu. "Beberapa gejala penyakit lupus antara lain nyeri pada sendi dan tulang, demam berkepanjangan atau panas tinggi bukan karena infeksi, bengkak pada sendi, ruam pada kulit, anemia alias kurang darah, sakit di dada, hingga bercak merah pada wajah yang berbentuk seperti kupu-kupu," lanjutnya.

Kalaupun terdeteksi, penyakit lupus memiliki berbagai gejala yang mirip penyakit lain sehingga menyulitkan untuk mendiagnosanya, termasuk oleh para dokter. Sebagai contoh, ada odapus yang dinyatakan dan diobati sebagai alergi kulit selama lebih dari dua tahun dan baru didiagnosa lupus setelah dia mengalami penurunan kesadaran dan kejang-kejang.

Menurutnya, sangat penting untuk mendeteksi penyakit lupus sejak dini agar penanganannya bisa lebih mudah. Ia menilai, masih banyak penderita lupus yang tidak terdiagnosa akibat kurangnya perhatian dan pengetahuan masyarakat.

Inilah yang mendasari diadakannya "Pelatihan Lupus bagi Dokter Puskesmas se-Jawa Barat" oleh Syamsi Dhuha Foundation (SDF), organisasi yang bergerak di bidang penyakit lupus, bekerja sama dengan sebuah perusahaan obat, dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Jawa Barat. Ketua Syamsi Dhuha Foundation, Dian Syarief mengatakan bahwa pelatihan yang diikuti para dokter puskesmas diharapkan bisa mendeteksi lupus secara dini.

"Kami harap pelatihan ini bisa meningkatkan kepedulian dan kejelian dalam diagnosa dini lupus," ujarnya pada kesempatan yang sama.

Menurutnya, para dokter di puskesmas merupakan ujung tombak pelayanan medis bagi masyarakat, khususnya di daerah. "Setelah pelatihan, diharapkan dokter umum, khususnya dokter puskesmas dapat segera merujuk pasien yang dicurigai lupus sehingga akan lebih banyak odapus dapat diselamatkan jiwanya," ungkapnya.

Kepala Dinkes Jabar, Alma Lucyati menyatakan, pihaknya mendukung usaha untuk mengupayakan edukasi dan sosialisasi lupus bagi tenaga medis maupun masyarakat awam. Apalagi, seperti dikatakan dr Rahmat, di Jabar sendiri ada sekira 4.200 odapus di mana 90 persennya adalah wanita aktif pada usia produktif.

"Lewat pelatihan ini para dokter diingatkan untuk mengenali gejala-gejala lupus dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk menghadapi odapus," tutup Alma.
»»  Read More

Pengikut

 

Fan Page

Label